Refleksi Uprak Drama XII B1_Maria Teresa Sekar_28

<

A Journey To Remember

>

Proyek Pagelaran Karya Drama Ujian Praktik kelas 12 merupakan proyek bersama masing-masing kelas. Kelas kami memulai proyek saat awal-awal bulan September. Kami memulainya dengan memilih tokoh yang akan kami ambil menjadi sebuah drama dan juga menentukan susunan tugas-tugas/sie dalam kelas. Karena kebingungan dengan tokoh yang akan kami pilih, kami memutuskan untuk melakukan voting dari beberapa tokoh yang telah diusulkan. Berdasarkan keputusan dari hasil voting, kami mendapat tiga tokoh, salah satunya adalah Joko Pinurbo.

Dalam proyek kolaborasi UPRAK kali ini, saya memiliki beberapa peran yang harus saya jalani. Peran-peran tersebut seperti PIC scriptwriter, penari, PIC bahasa, dan tugas ekstra sebagai PIC kelas. Lanjut, setelah pemilihan tokoh tersebut, para PIC kelas diminta untuk mempresentasikan dan mengajukan tokoh-tokoh yang dipilih setiap kelas, tujuannya adalah agar tidak ada yang sama dan semua guru setuju. Setelah presentasi, tokoh yang disetujui oleh semua guru adalah Joko Pinurbo. Setelah tokoh sudah fix, saya, para sutradara, dan para scriptwriter langsung membuat naskah. Sejak saat itu, kelas kami pun sibuk mempersiapkan Uprak drama ini. Para scriptwriter membuat naskah, sie PubDekDok mulai menyiapkan media promosi dan dekorasi, sie perkap mempersiapkan properti, sie dancers mulai latihan menari, dan tugas-tugas lainnya yang tidak kalah penting. Saat semester 1, fokus kami untuk uprak drama ini, menurut saya kurang, karena kami lebih terfokus dengan tugas-tugas sekolah harian dan juga Uprak KTI. Hanya beberapa tugas saja yang terfokus seperti scriptwriter, dancer, perkap, dan dekor. Sebagai orang yang termasuk dalam scriptwriter dan dancer, saya rasa fokus tugas saya terhadap uprak drama cukup tinggi. Saya harus revisi, mempresentasikan, dan konsultasi skrip sebagai scriptwriter. Selain itu, juga latihan menari yang cukup sering untuk menjaga kekompakan dan juga training intensif bagi penari yang mungkin tidak punya basic menari seperti saya.

Setelah SAS selesai, kami memiliki waktu luang hingga rapotan akhir semester, sehingga kami menggunakan waktu luang tersebut untuk latihan drama sepenuhnya. Dimulai Desember awal hingga pertengahan, kami latihan cukup rutin, di sekolah, di rumah teman-teman, dan juga di Marvell City. Meskipun latihan kami kurang intensif dan produktif selama waktu tersebut, menurut saya itu sudah menjadi awalan yang cukup baik. Memasuki awal semester 2, fokus kami untuk Uprak drama ini lebih tinggi. Waktu kami tidak banyak, kurang dari 1 bulan hitungannya. Belum lagi fokus kami juga terpecah untuk mengerjakan Uprak KTI. Kami tetap rutin latihan, meski menurut saya masih kurang intensif dan produktif. Latihan kami baru bisa intensif dan produktif setelah Uprak KTI selesai, sekitar akhir Januari, itu pun kami hanya memiliki waktu kurang lebih dua minggu. Dengan waktu yang singkat, kami berusaha semaksimal mungkin agar dapat menampilkan yang terbaik saat hari-h.

Tentu selama masa-masa latihan terdapat momen pasang surut. Entah itu konflik dalam kelas, revisi naskah drama, jadwal latihan yang tidak pas, dan lain sebagainya. Semua itu berlalu, dan kami harus menghadapinya dengan sikap dewasa karena ini merupakan kepentingan bersama. Pada akhirnya kami dapat menampilkan yang terbaik semaksimal kami. Hari h kami jatuh pada tanggal 12 Februari 2026. Beberapa dari kami mungkin merasa gugup dan takut, tetapi beberapa juga percaya diri dan optimis. Saya sendiri merasa optimis, karena saya tahu kelas ini bisa menampilkan hasil semaksimal mungkin yang kami bisa. Kami memulai persiapan dari pagi, makeup, hairdo, dan lain sebagainya. Beberapa jam sebelum tampil, kami menyempatkan diri untuk latihan terakhir kali dan berdoa bersama. Hingga akhirnya tiba saatnya kami untuk tampil diatas panggung.

Saat tampil semua berjalan lancar, mungkin ada beberapa kesalahan minor yang langsung kami atasi diatas panggung. Setelah tampilan selesai, perasaan lega, gembira, dan haru muncul satu-persatu. Saya senang dan lega tentunya, akhirnya satu perjuangan sudah selesai. Kami pun turun dan berfoto bersama di pocin, sebagai kenang-kenangan. Akhir cerita, saya rasa Uprak Drama XII B1 berjalan dengan lancar, dan kami dapat menampilkan sebuah drama yang luar biasa. Saya berterimakasih kepada semua pihak terutama teman-teman dan guru yang sudah mempercayai saya untuk mengemban tugas-tugas tersebut. Mulai dari menulis skrip yang akan dipentaskan kelas, mengatur tata bahasa (terutama bagian bahasa Jawa), menari, dan menjadi PIC kelas. Menurut saya, meskipun peran-peran yang kami jalani belum sepenuhnya berjalan dengan lancar, kami sudah melakukan yang terbaik, sehingga bisa menghasilkan drama yang baik.




Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *